Peradabaniti berpusat di kota-kota yang diperkuat. Dengan benteng-benteng. Hasil-hasil pertanian yang utama adalah padi, gandum, gula/tebu, kapas, teh, dan lain-lain. seperti menanam gandum, padi, teh, jagung, dan kedelai. Bangsa Cina Kuno telah mengenal sistem pertanian sejak zaman Neolithikum yakni sekitar tahun 5000 SM. Tanaman
I ASAL MASYARAKAT DAYAK di KUTAI KARTANEGARA. A. Asal Masyarakat Dayak di Kalimantan. Dayak atau Daya adalah suku-suku asli yang mendiami Pulau Kalimantan, lebih tepat lagi adalah yang memmiliki budaya terrestrial (daratan, bukan budaya maritime). Sebutan ini adalah sebutan umum karena orang Daya terdiri dari beragam budaya dan bahasa.
Thailandberbatasan dengan Laos dan Myanmar di sebelah utara, dengan Malaysia dan Teluk Siam di selatan, dengan Myanmar dan Laut Timur di barat dan dengan Laos dan Kamboja di timur. Koordinat geografisnya adalah 5°LU-21° LU dan 97°BT-106° BT. Negara ini memiliki luas ±513.115 km2 sehingga merupakan Negara ketiga besarnya di Asia Tenggara.
PerananPemerintah dan Masyarakat Dalam Pelestarian dan Reboisasi Hutan di dan bersedih atau hanya sekedar bersimpati atas gundulnya hutan-hutan di indonesia akibat pembukaan lahan untuk pertanian,pabrik,perumahan atau bahkan pembalakan liar tidak akan serta merta mengembalikan hijaunya dan rimbunnya hutan-hutan yang telah gundul itu
Kegiatanekonomi adalah aktivitas yang dilakukan manusia demi memperoleh barang atau jasa. Sederhananya, kegiatan ini dilakukan manusia untuk mencapai kemakmuran dalam hidupnya. Hasil pertanian utamanya berupa padi, jagung, tembakau, kapas, kopi dan buah jeruk. Jawaban: 1) Karena di negara laos berada di tengah dan tidak memiliki lautan
Sebagaimata pelajaran di sekolah, Pendidikan Kewarganegaraan dimunculkan dengan nama mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berdasar Permendiknas 2 Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Menurut ketentuan tersebut Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah mata pela -jaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami
Scribdadalah situs bacaan dan penerbitan sosial terbesar di dunia. r. Buka menu navigasi. Tutup saran Cari Cari. id Change Language Tetapi sayangnya masih banyak wilayah yang merupakan sentra produksi Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi TTG BUDIDAYA PERTANIAN. 4. Obat dan
Perhatikanlembaga sosialyang ada di sekitarmu, misalnya rumah sakit atau lembaga bimbingan belajar (bimbel).Cobalahartikan lambang tersebut ditinjau dari fungsi dan tujuan lembaga tersebut.Setelahselesaiserahkan hasilnya kepada pengurus lembaga sosial tersebut dan minta ditanggapi.Catatlahtanggapan tersebut unt uk bahan pembenahan hasil
DiBuat Oleh Riri Andika. Jumat, 29 Agustus 2014. IPS Semester Gasal Jepang. Jepang merupakan Negara yang berbentuk kepulauan yang dinamakan oleh orang Jepang sendiri adalah Nippon dan mempunyai julukan Negara Matahari Terbit dan negeri Sakura. Jepang yang beribukota di Tokyo merupakan Negara Industri terbesar ke-2 setelah Amerika Serikat.
SungaiKuning atau Hwang-Ho bersumber di daerah Pegunungan Kwen Lun di Tibet. Setelah melalui daerah Pegunungan Cina Utara, sungai panjang yang membawa lumpur kuning itu membentuk dataran rendah Cina dan bermuara di Teluk Tsii-Li di Laut Kuning. Sedang di dataran tinggi sebelah selatan mengalir Sungai Yang Tse Kiang yang berhulu di Pegunungan
txELt1.
Negara Laos berada di kawasan benua Asia tepatnya di Asia Tenggara, termasuk negara yang tidak memiliki wilayah laut atau lebih dikenal sebagai negara pedalaman. Negara ini dikelilingi oleh beberapa negara yakni Republik Rakyat Tiongkok, negara Kamboja, negara Thailand, negara Myanmar, dan negara begitu Laos termasuk negara dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup cepat. Hal ini disebabkan karena potensi sumber daya alamnya yang cukup melimpah serta pemerintahannya yang cukup ambisius dalam membangun reformasi tentang sumber daya alam, negara Laos mempunyai potensi yang amat beragam bahkan salah satunya menjadi andalan negara atau dapat dikatakan penyumbang pendapatan terbesar. Apa sajakah sumber daya alam yang dimiliki oleh negara Laos, berikut daftarnyaHasil PertanianNegara Laos terkenal akan hasil pertaniannya yang amat baik, tidak heran jika sektor pertanian menjadi andalan bagi negara ini dan menyerap tenaga kerja paling banyak. Kegiatan pertanian banyak dilakukan di sekitar dataran rendah atau di dekat lembah sungai pertanian utama negara Laos adalah padi. Meskipun begitu, sektor pertanian lainnya juga menghasilkan beberapa produk pertanian seperti jagung, kapas, tembakau, kopi, ubi, tebu dan juga buah yang dihasilkan sebagian besar dimanfaatkan sebagai makanan pokok bagi penduduk Laos. Namun seiring berjalannya waktu petani di Laos mengalami penurunan akibat adanya kebijakan pemerintah untuk menanam tanaman selain padi, kopi juga menjadi andalan bagi Laos dengan daerah paling banyak melakukan budidaya yakni di Paksong, dataran tinggi Bolaven. Jenis kopi Robusta dan Arabika menjadi varietas yang paling banyak ditanam oleh petani, bahkan kopi dari Laos terutama Arabika cukup terkenal di dunia HutanHutan yang dimiliki oleh negara Laos sangat luas atau sekitar 55% dari total luas wilayah negaranya sendiri. Sama seperti hutan yang ada di negara Indonesia atau Malaysia, hutan milik Laos termasuk hutan hujan tropis, namun di beberapa tempat dapat ditemukan hutan bambu dan hutan pegunungan dan perbukitan menjadi tempat yang paling banyak ditutupi oleh hutan. Adapun jenis pohon yang paling banyak ditemukan di hutan Laos yakni pohon kayu besi, kayu merah, jati dan juga pula kayu cendana dan beberapa jenis kayu lainnya yang tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri saja namun juga telah banyak diekspor ke sejumlah negara guna meningkatkan pendapatan pertambangan juga menjadi salah satu sumber daya alam lainnya yang dimiliki oleh negara Laos. Bahkan sektor ini banyak diminati oleh para investor luar dengan 3 komoditas mineral utamanya berupa emas, tembaga, dan batu di Laos mulai diminati oleh investor asing sejak abad 21 dan terus mengalami perkembangan hingga saat ini. Selain ketiga mineral di atas, hasil tambang Laos juga menghasilkan jenis mineral lain seperti timah dan dua tempat tambang paling penting di Laos yakni Tambang Sepon dan Tambang Hongsa. Tambang Sepon terkenal sebagai tambang penghasil emas dan termasuk sebagai jajaran tambang emas terbesar di dunia dengan total cadangan emas diperkirakan mencapai 7,6 juta menjadi sebuah negara land lock, nyatanya negara Laos dapat memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia dengan sangat baik, salah satunya dengan menjadikan danau besar di Luang Prabang sebagai sumber pasokan listrik negara Laos menjadi satu-satunya negara di ASEAN yang memberikan masyarakatnya listrik secara gratis terutama bagi rakyat miskin. Produksi listrik Laos dapat dikatakan over supply sebab pemakaian dalam negeri hanya sekitar 30%, sehingga pemerintah memutuskan untuk melakukan ekspor listrik ke negara mengekspor listrik ke negara Myanmar, Thailand, Vietnam dan juga China bagian selatan. Bahkan perusahaan listrik dari Jepang, Kansai Electric Power menjadi salah satu investor asing yang tertarik melakukan investasi di prediksi pada tahun 2020 kerja sama dengan negara Jepang ini dapat menghasilkan 10 juta kWh setelah ditambah 40 pembangkit listrik baru. Dapat dipastikan Laos menjadi power house listrik terbesar di Asia bahkan di AlamPemerintah Laos juga memanfaatkan pemandangan alam Laos menjadi tempat wisata yang mampu menarik banyak orang termasuk turis luar negeri, salah satunya dengan memanfaatkan Sungai Mekong. Sebelumnya Sungai Mekong hanya dimanfaatkan sebagai jalur perdagangan antara Laos dengan negara-negara di sekitar Sungai Mekong, tempat lain yang mempunyai pemandangan indah terdapat di air terjun Kuang Si dan Guang Pak Ou. Kedua tempat tersebut juga menjadi incaran para wisatawan asing saat berkunjung ke pariwisata memiliki peran yang besar terhadap peningkatan pendapatan negara bahkan menjadi devisa terbesar kedua di Laos. Berdasarkan data dari pemerintah Laos, sektor pariwisata menjadi sektor dengan tingkat pertumbuhan paling cepat dibandingan dengan sektor lain yang menjadi unggulan heran jika pemerintah Laos terus berupaya meningkatkan investasi di sektor ini dengan mempromosikannya di beberapa negara di dunia.
Indonesia dianugerahi dengan kekayaan alam yang melimpah. Hampir di setiap wilayah di Tanah Air memiliki hasil komoditas unggulan terbaiknya, baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Tidak heran, bila banyak masyarakat mengembangkan aktivitas pertanian di dua wilayah pertanian di Indonesia dibedakan menjadi tiga jenis, yakni pertanian lahan basah, pertanian lahan kering, dan perkebunan. Berikut ulasan mengenai ketiganya yang bisa perlu Pertanian Lahan BasahIlustrasi lahan basah. Foto PixabayPada umumnya, pertanian lahan basah dikenal oleh masyarakat luas sebagai sawah. Aktivitas pertanian ini sangatlah cocok dikembangkan di dataran rendah yang ketinggiannya kurang dari 300 meter. Di daerah inilah, jumlah debit air sangat melimpah yang berasal dari sungai, saluran irigasi hingga sumbernya itu, syarat dari aktivitas pertanian lahan basah yang produktif adalah memiliki lahan subur dan memiliki unsur hara yang tinggi. Di Indonesia, jenis sawah atau pertanian lahan basah dibedakan lagi menjadi dua jenis, yakni sawah irigasi dan sawah tadah jenis sawah tersebut memiliki perbedaan tertentu. Sawah irigasi misalnya, dapat digunakan untuk masa panen 2-3 kali dalam setahun, sehingga hasilnya lebih melimpah. Beda halnya dengan sawah tadah hujan yang mengandalkan sumber airnya dari curah hujan dan bisa dikelola saat musim penghujan jenis sawah tadah hujan, tidak bisa ditanami padi pada musim kemarau. Menyiasati hal itu, para petani biasanya menanam jenis tanaman palawija yang lebih menguntungkan saat Pertanian Lahan KeringLadang pertanian di lereng Sindoro. Foto Muhammad Naufal/kumparanAktivitas pertanian lahan kering juga menjadi hal penting dalam menopang pertanian di Indonesia. Masyarakat lebih mudah untuk menyebut pertanian lahan kering sebagai kegiatan berladang. Bila sawah cocok diterapkan di daerah rendah, maka berladang sering dilakukan di wilayah dengan dataran tinggi. Tolok ukurnya adalah daerah dengan ketinggian mulai dari meter di atas permukaan laut Mdpl. Ladang biasanya memiliki karakteristik tersendiri, di antaranya banyak dilakukan di wilayah dengan kadar air yang kurang atau tidak mencukupi. Selain itu, aktivitas berladang tidaklah dilakukan di satu tempat saja, melainkan berpindah-pindah dengan membuka lahan dengan sawah, ladang cocok untuk ditanami jenis tanaman tertentu saja dan tidak heterogen. Contohnya adalah umbi-umbian, kacang-kacangan, dan jagung. Pertanian lahan kering juga tepat untuk ditanami berbagai jenis begitu, pertanian lahan kering memiliki tanah yang lebih stabil dan kuat bila dibandingkan lahan basah. Inilah yang membuat ladang dapat menahan akar-akar yang berasal dari pohon besar di perkebunan tebu Foto JamesDeMers/PixabaySelain kedua hal di atas, aktivitas pertanian lainnya yang dikembangkan di Indonesia adalah perkebunan. Perkebunan memiliki pengertian penggunaan lahan pada area yang luas untuk beragam jenis tanaman dalam pemenuhan kebutuhan semua tanaman yang ditanam di perkebunan memiliki nilai jual yang cukup tinggi, terutama untuk diekspor ke luar negeri. Sebagai contohnya adalah kopi, cokelat, teh, karet, rempah-rempah, dan di Indonesia hingga saat ini masih dikelola oleh pemerintah. Secara umum, perkebunan terbagi menjadi dua, yakni perkebunan besar dan perkebunan rakyat. Perkebunan besar memiliki ciri, yaitu dikelola secara profesional dan intensif. Dari segi peralatan, perkebunan besar lebih mengutamakan teknologi canggih. Modal yang diperlukan pun sangat besar dan tenaga kerja yang tidak sedikit. Hasil perkebunan sebagian besar digunakan untuk keperluan ekspor. Sementara itu, perkebunan rakyat, dari modal dan tenaga kerja yang digunakan tidaklah begitu besar. Pengelolaannya pun masih dilakuan secara sederhana di lahan yang sempit, sedangkan hasilnya lebih banyak digunakan untuk kepentingan masyarakat sendiri dan tidak mengutamakan atas adalah tiga aktivitas pertanian yang banyak kita jumpai di Indonesia, Bukan tidak mungkin di masa mendatang ketiganya akan semakin optimal dengan penggunaan teknologi dan inovasi-inovasi baru. Hal tersebut pada akhirnya memudahkan petani dalam menhasilkan produk pertanian unggulan dan mampu untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan terciptanya kedaulatan pangan di Indonesia.